Selasa, 31 Januari 2012

Dilema Mahasiswa JarKom :D

jarkom
Bagi anak kuliahan jurusan teknik informatika, ada beberapa konsentrasi kuliah yang bisa di pilih. Konsentrasi Pemograman,Multimedia dan Jaringan diantara pilihan yang disediakan. Ada Mahasiswa yang memilih masuk ke konsentrasi tertentu karena merupakan panggilan hati atau ingin menguasai bidang tersebut tapi ada pula yang cuma "ikut - ikutan" teman karena bingung mau pilih yang
mana. :D
Untuk teman - teman di pemograman. semua fasilitas untuk menunjang dalam belajar pemograman sangat mudah untuk di dapatkan.Belajar dan mencoba berbagai macam bahasa pemograman pun menjadi suatu hal yang sangat munkin dan mudah untuk dilakukan. Karena hampir semuanya berbasiskan sebuah software ataupun tools yang bisa diinstal pada PC.Sebut saja Bahasa Java dengan Neatbean atau Jcreator, PHP,  HTMl dengan Dreamweaver, Database dengan MySQL, MS SQL Server, Oracle dan yang lain.
Adapun untuk teman - teman di Multimedia.Bagi yang focus pada design, animasi dan cartoon masih bisa menggunakan software2 yang ada untuk mengasah kemampuan seperti photoshop coreldraw dll.Namun bagi yang focus di brodcast emang rada sulit dalam menyediankan fasilitas untuk belajar sebut saja Camera DSLR atau Camera shooting yang harganya jutaan bahkan puluhan juta.Yah. Minimal punya camera digital lah untuk yang focus di brodcast yang harganya ratusan ribu dah dapet. trus di edit pake adobe premier. hehehe... :D

Tapi Berbeda dengan Mahasiswa yang memilih konsentrasi JarKom alias Jaringan Komputer hampir  semua Object yang dipelajari  bersifat fisik.
  • Harus punya dua buah PC atau lebih apabila ingin belajar jaringan LAN
  • setting hotspot harus ada akses point
  • harus punya koneksi internet apabila ingin menggabungkan antara LAN dengan WAN
  • ingin belajar setting router ndak kuat beli router apalagi router cisco yang harganya sampe puluhan juta
  • belajar setting InterVlan ngebayain switch cisco yang harganya juga nggak kalah mahal
  • ingin setting webserver yang bisa akses public harus punya ip public + bandwith bayar lagi
  • buat email server DNS server butuh komputer lagi
  • paling yang murah buat wajan Bolic :D

Yah. klo karena Fasilitas2 di atas tidak ada otomatis semua itu di 'Virtual' kan. Dan inilah metode pembelajaran bagi kebanyakan anak jarkom yang kurang beruntung :D !!. Semua serba Virtual belajar LAN pake virtualBox atau VMware, setting router cisco andalannya Packet tracer/GNS3, Setting Vlan pake Paket tracer juga.Sehingga jadinya ‘Mahasiswa Jarkom Virtual’  kalo di terjunkan ke TKP, Tempat kejadian Perkara yang sifatnya 'Nyata'. Colok sana - colok sini banyak yang ndak dong. membedakan mana cross, straight port RJ 45 , serial dan yang lain pun susah karena kebiasan klik, Klik dan Klik pada mesin / software virtual .. Musibah.

Dengan memahami keterbasan metode pembelajaran kita anak2 jarkom. seharusnya membuat lebih semangat dalam mempraktekkan apa2 yang telah kita pelajari. Cari tempat magang untuk praktek, jadi OP warnet munkin :D. Minimal bisa tahu jaringan pada warnet siapa tahu bisa naik pangkat jadi admin warnet. Hehehehe

Beruntung yang sudah punya tempat magang+belajar untuk praktek secara riel.

 "Keterbatasan Bukan membuat kita semakin LEMAH .... Tapi membuat kita semakin  KUAT ...."


NB : Tanpa mengurangi bahwa setiap konsentrasi memiliki tingkat kesulitan masing – masing, hanya sekedar  celotehan dan bahan evaluasi.Dan hal ini belum tentu benar untuk semua anak jarkom :)


0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More